
Usai Bertanding Santri Masih Istiqamah Berjamaah
Usai pertandingan para pemain beserta pelatih melakukan shalat berjamaah. Santri yang tidak pulang ke pesantrennya, bekumpul melaksanakan kegiatan ibadah bersama.
Usai pertandingan para pemain beserta pelatih melakukan shalat berjamaah. Santri yang tidak pulang ke pesantrennya, bekumpul melaksanakan kegiatan ibadah bersama.
Robin FC utusan Pesantren Raudlatut Tholibin, Kecamatan Geger, mencukur habis Assyafiiyah Kecamatan Blega dengan skor telak 5-0.
LSN merupakan bukti kecintaan santri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebab santri sudah sejak dulu tidak pernah abai terhadap perjuangan untuk kemerdekaan dan tegaknya NKRI. Santri yang ikut LSN diharapkan bisa tampil sportif dan profesional
Pondok Pesantren At-Taufiq menjadi juara LSN Regional DKI Jakarta setelah pertandingan di final menang melawan Pondok Pesantren As-Siddiqiyah di Stadion Sumantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8/2015) dengan skor 0-1.
Gema solawat di dalam stadion sepak bola, mungkin hanya ada di Liga Santri Nusantra (LSN). Biasanya, nyanyian khas suporter yang riuh di dalam stadion. Solawat Badar menggema di stadion Bataro Katong, Ponorogo saat pertandingan antara Pesantren Ittihadul
Kerasnya persaingan antar pesantren di Liga Santri Nusantara (LSN) tahun 2016 region Jawa Timur II mulai terasa. Pesantren Al-Mujaddadiyah, Kota Madiun yang tahun lalu sebagai sebagai juara LSN Jawa Timur, harus tumbang di babak enam besar.
Sebanyak delapan pondok pesantren peserta Liga Santri Nusantara (LSN) region Jawa Timur I, akan berlaga di babak delapan besar.
Pondok Pesantren Wisna Wisnu dari Madiun, berhasil lolos ke babak delapan besar Liga Santri Nusantra (LSN) regional Jawa Timur II. Tim berjuluk si Putih ini, menang atas Pesantren Al-Fatah Pacitan dengan Skor 3-1
Pondok Pesantren Nurul Fauzi asal Kabupaten Tasikmalaya, tampil sebagai juara Liga Santri Nusantara (LSN) regional Jawa Barat III, setelah mengandaskan Pondok Pesantren Dar El Rahmah asal Ciamis melalui adu pinalti dengan skor 5-4 di babak final.
Di Final, Pesantren Assidiqiyah akan bertemu Pesantren At-Taufiq, dimana masing-masing pesantren berasal dari Jakarta Barat.