Jawa Timur Menempati Urutan Ketiga Gangguan Ginjal Anak
Selasa, 18 Oktober 2022 - 19:25alfikr.id, Probolinggo-Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan 192 anak di
Indonesia mengalami gangguan ginjal akut. Data ini merupakan update dari
laporan anggotanya. Dalam data tersebut menyebutkan bahwa Jawa Timur menempati
urutan ketiga terbanyak setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Ketua Pengurus IDAI, Piprim Basarah Yanuarso mengatakan,
data tersebut didapatkan dari 20 provinsi di Indonesia. Komposisi penderita
masih didominasi anak usia 1 sampai 5 tahun. "Paling banyak kasusnya di
DKI Jakarta ada 50 kasus, lalu Jabar 24 kasus dan Jatim 24 kasus, selanjutnya
provinsi lain belasan kasus," katanya dalam Zoom meeting Selasa, 18
Oktober 2022.
Dokter Piprim menjelaskan, data ini merupakan akumulasi dari
Januari hingga Oktober 2022 ini, tapi memang dua bulan terakhir Agustus dan
Oktober mengalami kenaikan kasus. Sejauh ini, pihaknya belum bisa menyebutkan
penyebab utama kenaikan kasus gangguan ginjal pada anak ini.
Tetapi, ada beberapa kecurigaan yang disampaikan seperti,
kandungan pada beberapa obat. "Tapi mengenai hal itu masih kecurigaan.
Belum bisa dipastikan, harus ada penelitian lebih lanjut terkait hal itu,"
ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai kewaspadaan dini IDAI
merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi paracetamol sirup terlebih dahulu.
Piprim menegaskan ini merupakan bentuk kewaspadaan dini bukan larangan atau
perintah untuk menghentikan peredaran obat.
"Ini sebagai kewaspadaan dini ya, untuk kandungan obat
dan lainnya masih harus berkoordinasi dengan BPOM," tandasnya. Terakhir,
ia berpesan bila ditemukan gejala klinis pada anak seperti demam hingga
berkurangnya jumlah urine untuk segera dibawa ke RS terdekat.