Pondok Mahasiswa Menggelar Tahlil untuk Almarhumah Nyai Masruroh
Minggu, 11 Januari 2026 - 03:06
alfikr.id, Probolinggo- Mendengar wafatnya Nyai Masruroh binti Kiai Busthami, istri almarhum KH. Moh. Hasyim Zaini, seluruh santri Pondok Mahasiswa (Pomas) Universitas Nurul Jadid menggelar pembacaan Surah Yasin dan tahlil sebagai ungkapan belasungkawa di asrama Pomas Pesantren Nurul Jadid. Sabtu (10/01/26) malam.
Salah satu santri Pomas memimpin doa bersama dan diikuti oleh santri yang lain sebagai bentuk takziyah dan munajat kepada Allah SWT untuk almarhumah. Pembacaan tersebut bukan hanya di Pomas, lantunan doa menggema di seluruh wilayah Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid, mulai dari Masjid Jami’, musala, hingga di setiap daerah asrama masing-masing.
Suasana haru dan khidmat terasa menyelimuti pesantren. Para santri melafalkan doa dengan penuh kehusukan, memohon agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di sisi terbaik-Nya.
Melalui pembacaan Yasin dan tahlil tersebut, para santri Pomas juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Tradisi doa bersama itu menjadi wujud nyata solidaritas dan adab pesantren dalam menyambut kabar duka dari keluarga masyaikh Ponpes Nurul Jadid.
Almarhumah wafat di dalemnya yang berada di Yayasan Islam Bustanuddin, Galis, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur kisaran pukul 17.53 WIB, disemayamkan di Masjid Bustanuddin, dan akan dimakamkan di belakang masjid tersebut sebagai salah satu wasiat almarhumah.